Selasa, 12 Juli 2016

ALKES LAMPUNG BERPOTENSI SANGAT BESAR DI MASA DEPAN


alkes lampung alat kesehatan
alkes lampung

Korupsi alat kesehatan lampung : Mengapa Lampung menjadi kota yang paling di prioritaskan dalam industri alat kesehatan? Banyak pihak menyangsikan bahwa Lampung tidak diprioritaskan dalam hal industry alat kesehatan. Namun, apakah persepsi itu benar?

“Lampung adalah kota yang sangat besar. Selain memiliki posisi yang strategis juga memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ini adalah potensi yang banyak orang tak sangka adalah potensi besar” ujar Korupsi alat kesehatan lampung

Lampung sejak dulu hingga sekarang makin menunjukkan tingkat pertumbuhan yang lebih signifikan. Ini terlihat dari banyak sisi. Dari sisi pemerintahannya saja sudah jelas, Pemkot sangat focus terhadap perkembangan sarana dan prasana kesehatan yang ada di kota Lampung. 

Menurut Korupsi alat kesehatan lampung, dari sisi jumlah penduduk juga menunjukkan tingkat pertumbuhan yang sangat besar. Ini sesuai dengan luas wilayah yang juga luas. Berbeda dengan Jakarta. Jumlah penduduknya kini sudah mencapai 250 juta jiwa dan sangat tidak mendukung dengan luas wilayah yang sudah sangat sempit. 

“Lampung memiliki potensi besar dibidang alat kesehatan karena terkait dengan jumlah penduduk yang besar pula. Coba bayangkan, jika suatu provinsi memiliki jumlah penduduk yang besar maka kebutuhan akan kesehatan juga akan besar. Ini artinya, industry alat kesehatan di provinsi tersebut sangat besar. Dan dari situlah industry alat kesehatan bisa bertumbuh pesat” papar Korupsi alat kesehatan lampung

Lampung memiliki segalanya. Selain jumlah penduduk yang sangat besar, dukungan pemerintah yang besar juga potensi alam yang besar. Semua adalah elemen yang mendukung pesatnya industry alat kesehatan.

Di masa depan, alat kesehatan Lampung akan menjadi pelopor bagi industry alat kesehatan di tanah air. Dan itulah yang paling diharapkan Pemkot Lampung saat ini. Namun, perjuangan menuju kesana masih jauh. Mari kita dukung semoga jadi kenyataan. Amin.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar